SEDIH!! Gadis Ini Membawa Teman Lelakinya Berjumpa Dengan Ibu Bapanya. Namun Kata-Kata Dari Lelaki ini Tentang Rumahnya Membuatkan Dia Menangis Sayu

Saya lahir di sebuah pedesaan yang jauh dari kota, sehari-hari masa kecil saya terhabiskan di desa ini, keluarga saya sama sekali tidak kaya. Kedua orang tua saya hanya seorang petani yang sederhana, demi diriku agar dapat duduk di bangku sekolah, mereka setiap saat harus bekerja keras.

Kerja keras yang dapat saya rasakan dan terlihat dari mata kepala saya sendiri ini, saya bersumpah suatu saat akan memberikan mereka hidup yang lebih baik lagi.

Sekarang saya telah lulus kuliah, dan juga telah mendapatkan pekerjaan yang lumayan bagus. Di angan-angan saya selalu ingin menghasilkan duit yang banyak, kemudian membeli rumah di kota, lalu mengajak orang tua saya tinggal bersama disana.

Di tempat kerja yang sekarang itu merupakan awal pertama kali saya bertemu dengan teman lelaki saya, realitanya dia dua tahun lebih tua dari saya. Ia menjabat sebagai manajer namun di cabang perusahaan lain, kehidupan masa saat kecil ia juga kurang menyenangkan, orang tuanya harus bercerai saat dirinya masih kecil, dan ibunya-lah yang merawatnya sampai dewasa kini.

Tidak lama setelah ia baru bekerja di perusahaan itu, ibunya, satu-satunya orang tua yang ia miliki dari kecil, telah meninggal, dia benar-benar sangat sedih untuk waktu yang lama. Jadi inilah alasan mengapa dia terus bekerja keras.

Saat kami memutuskan untuk bersama, ia benar-benar baik padaku dan dirinya sama sekali tidak keberatan dengan fakta bahwa saya berasal dari keluarga seorang petani. Saya telah memutuskan dengan matang dan telah merencanakan kapan pernikahan kami dihelat.