Gadis ini Telah Dihukum Seumur Hidup Kerana Berusaha Mempertahankan Diri dari Diperkosa, Siapa Sangka 13 Tahun Kemudian Terjadi kejadian yang Mengejutkan!

Menurut kalian apakah adil jika seorang wanita dijatuhi hukuman seumur hidup kerana berusaha melindungi diri dari serangan seksual? Ada seorang wanita bernama Cyntoia Brown yang berasal dari Amerika Syarikat. Seumur hidupnya ia menjalani kehidupan yang sangat menyedihkan.

Cyntoia merupakan anak hasil perkosaan, sehingga ketika hamil Cyntoia ibunya terus minum alkohol dan juga menggunakan narkoba. Akibatnya, Cyntoia mengalami kelainan saat dilahirkan dan perkembangan otaknya pun terganggu.

Tak berapa lama setelah dilahirkan, Cyntoia segera dikirim ke sebuah keluarga asuh di Tennessee. Siapa sangka keluarga itu adalah awal dari mimpi buruknya.

Dari kecil, ayah angkatnya terus menerus memukul dan menendang dia. Sehingga, ketika berumur 16 tahun, Cyntoia memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah dan melarikan diri dari rumah.

Sejak itu, Cyntoia mulai mengenal ganja dan pergi ke bar setiap malam untuk bersenang-senang. Setiap harinya ia bergaul dengan lelaki-lelaki yang umurnya lebih tua darinya. Suatu ketika, Cyntoia ditahan kerana kasus narkoba. Di penjara, ia berkenalan dengan Garion McGlothen.

Setelah dibebaskan dari penjara, McGlothen dan Cyntoia perlahan mulai jatuh cinta satu sama lain. Hingga suatu hari, McGlothen dan Cyntoia memutuskan untuk tinggal bersama di sebuah motel. Malam itu, di bawah pengaruh ubat, McGlothen memperkosa Cyntoia.

“Dia mengatakan kepadaku bahwa beberapa orang dilahirkan sebagai pelacur dan aku adalah salah satunya,” kata Cyntoia. Sejak saat itu, McGlothen memaksa Cyntoia untuk menjadi pelacur dengan tarif $250 dan menggunakan uang hasil pelacuran itu untuk membayar sewa tempat tinggal serta membeli narkoba.

Pada tanggal 5 Ogos 2004, seorang agen perumahan berusia 43 tahun bernama Johnny Allen melihat Cyntia dan merasa suka padanya. Hari itu, Allen mengajak Cyntoia pulang ke rumahnya. Saat keduanya makan malam, Allen sempat memamerkan koleksi senapannya.

Setelah makan malam, Allen mengajak Cyntoia untuk berhubungan intim. Saat Cyntoia menolak permintaan itu, Allen langsung mencari sesuatu di bawah tempat tidurnya.

Cyntoia yang berpikir Allen sedang mencari pistol untuk menembaknya segera mengambil pistol miliknya sendiri yang diberikan oleh McGlothen. Cyntoia kemudian melepaskan sebuah tembakan di kepala McGlothen.

Cyntoia seketika ditahan oleh polisi dan pengadilan menjatuhinya hukuman seumur hidup walaupun Cyntoia sudah mengatakan bahwa penembakan itu adalah sebuah usaha untuk melindungi diri.

Kini Cyntoia sudah berusia 29 tahun. Selama di penjara ia selalu berlekakuan baik. Ia pun sudah berhasil mendapatkan ijazah dan sedang berjuang mendapatkan gelar sarjana. Namun, ia tetap tidak boleh mendapatkan kebebasannya.

Pada tahun 2011, Daniel H. Birman, seorang sutradara, mengangkat kisah Cyntoia ke dalam sebuah film. Baru-baru ini, kisah Cyntoia kembali viral di internet. Kisah Cyntoia tersebut menarik perhatian semua orang Amerika dan bahkan selebritis dunia seperti Rihanna, Lauren Jauregui, serta Kim Kardashian.

Kim Kardashian berkata, “Sistem hukum sungguh membuat frustasi. Gadis muda itu melepaskan tembakan kerana berusaha melindungi diri. Kemarin aku sudah menelepon peguamku. Mari kita lihat apa yang boleh dia lakukan.”

Rihanna berkata, “Siapapun yang menghukum anak ini, semoga dia tidak memiliki anak sampai kapanpun, kerana anak perempuannya boleh saja mendapatkan hukuman yang sama.”

Walaupun banyak selebritis dunia yang membela Cyntoia, namun Jeff Burks, hakim yang menuntut hukuman Cyntoia, berkata, “Cyntoia tidak mungkin dianggap sebagai korban, kerana ia sendiri adalah seorang pelacur. Hal ini tentu tidak adil bagi keluarga Allen.”

Bagaimana kalau menurut kalian, apakah tuntutan hakim itu adil?

Sumber: Looker via IsiSerius.com

Di kemaskini dan Di olah Oleh : Kisah Benar Media Network

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *